Pada Satu Waktu

The Blues mengawali kompetisi di Carabao Cup dengan menyambut tim dari divisi Championship Nottingham Forest di Stamford Bridge dini hari nanti, yang merupakan pertemuan pertama antar kedua tim sejak 2007.

Hingga saat ini, kami sudah mengangkat trofi tersebut sebanyak lima kali dan jelang laga pertama kami musim ini di kompetisi ini, kami pilihkan serangkaian gambar dari kemenangan-kemenangan di bawah Twin Towers Wembley 19 tahun silam ketika kami meraih piala kedua kami, yang diraih setelah mengalahkan lawan yang sama dalam waktu kurang dari setahun...

 

Chelsea vs Middlesbrough, Minggu 29 Maret 1998, final League Cup, Wembley Stadium

Setelah menumbangkanTeessiders, yang sudah dipastikan tredegradasi, di final FA Cup pada Mei tahun sebelumnya, Chelsea, yang kala itu berada di bawah manajemen Gianluca Vialli, datang ke final League Cup (saat itu bernama Coca Cola Cup) sebagai favorit tapi dengan dukungan pemain-pemain yang berpengalaman di level teratas seperti Paul Merson, mantan pemain the Blues Andy Townsend dan Paul Gascoigne - yang baru saja direkrut the Boro membuat laga ini tak boleh dianggap main-main.

Pada foto di bawah, pemain internasional Inggris Graeme Le Saux dan Merson tengah berebut bola, disaksikan Frank Leboeuf.


Kedua tim bermain seimbang selama 90 menit, dan kami harus menunggu sampai babak tambahan untuk bisa memecah kebuntuan. Frank Sinclair, yang dikerubuti oleh beberapa pemain lawan, seperti pada gambar di bawah, maju ke depan untuk menyambut umpan silang Dennis Wise dengan tandukannya ke gawang Mark Schwarzer, pria yang kemudian bergabung dengan the Blues beberapa tahun kemudian.


Lagi-lagi dia! Roberto Di Matteo, pencetak gol pembuka di final FA Cup musim sebelumnya, kembali memecah kebuntuan ketika ia berhasil menyambut tendangan sudut Gianfranco dan membuat kedudukan menjadi 2-0 sekaligus memperlebar jarak dengan pasukan Bryan Robson. 


Si kapten yang fantastis! Setelah menciptakan assist bagi gol pembuka Sinclair, Wise akhirnya terpilih sebagai Man of the Match untuk laga itu. League Cup itu merupakan trofi pertama dari dua trofi yang berhasil kami angkat musim itu, di mana European Cup Winners' Cup menyusul dua bulan kemudian.

Bagi Vialli, malam itu merupakan malam yang manis, karena ia berhasil meraih trofi pertamanya sebagai manajer Chelsea. Laga pertamanya sebagai manajer, menggantikan Ruud Gullit, adalah leg kedua semifinal yang mengesankan setelah berhasil melakukan comeback dan mengalahkan Arsenal, usai tertinggal 2-1 di leg pertama.