Reaksi: Senang Sekali

Toni Rudiger dan Alvaro Morata sudah tidak sabar untuk segera menghadapi Manchester United di final FA Cup untuk menutup musim pertama mereka sebagai pemain Chelsea.

Dua pemain tersebut, yang dibawa ke Stamford Bridge pada musim panas lalu, tampil dalam laga semifinal kontra Southampton di Wembley, dan Morata, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menggandakan keunggulan kami menjadi 2-0 lewat tandukannya.

Rudiger, yang bermain sebagai bek kiri dari skema tiga bek merasa tim mendapat keuntungan dari kemenangan itu.

"Kurasa kami boleh merasa senang sekali karena kami sudah melawan Southampton sepekan lalu dan kami tidak tampil dengan baik, terutama di babak pertama, tapi kemarin, kami mengendalikan permainan sejak menit pertama," kata si bek asal Jerman.

"Tentu, ketika kami unggul 1-0, kami tahu bahwa mereka akan lebih menyerang dan, jujur, kammi sedikit beruntung, tapi akhirnya kami layak lolos."

Kebuntuan terpecahkan di awal babak kedua berkat gol super Olivier Giroud, dan Rudiger yakin bahwa itulah titik balik di pertandingan kemarin.

"Jelas," tegasnya. "Karena selama skor masih 0-0, kedua tim masih punya peluang yang besar, jadi (gol) itu jelas memberi kami keuntungan."

"Kurasa aku bisa berkata bahwa aku senang sekali kepada semua orang dan bisa bermain melawan Manchester United di final itu bagus sekali."

Morata hanya butuh 86 detik untuk menyumbang gol lewat gol tandukan kesembilannya musim ini, yang lagi-lagi memanfaatkan umpan silang Cesar Azpilicueta.

"Ini laga yang sangat bagus," aku si pria Spanyol kepada Chelsea TV. "Aku seharusnya bisa mencetak satu gol lagi di menit-menit akhir, aku kurang beruntung tapi kami masuk ke final dan itulah yang terpenting, kami senang."

"Aku selalu berterima kasih kepada Azpi karena tahun ini ia tahu bola seperti apa yang kumau dan senang sekali semua assist berasal darinya."