Reaksi Di Matteo: Akibat Tuntutan Jadwal

Reaksi Di Matteo: Akibat Tuntutan Jadwal

Komentar : 22 April 2012, Minggu 19:23
 

Saat bersiap meninggalkan London Utara dengan satu angka dari pertandingan akhir pekan ini, Roberto Di Matteo mengaku puas dengan hasil seri dan pemilihan tim yang ia lakukan di laga melawan Arsenal.

Pelatih asal Italia ini membuat delapan perubahan dari susunan pemain yang ia turunkan saat menang melawan Barcelona, namun hal tersebut bukanlah pertanda bahwa liga domestik tak lagi menjadi prioritas Chelsea akibat hasil positif yang mereka dapatkan hari Rabu lalu. Perubahan yang dilakukan Di Matteo merupakan akibat dari jadwal pertandingan Chelsea yang harus bermain dalam beberapa pertandingan krusial secara berturut-turut.

"Pertanyaan utamanya bukanlah mengenai mengistirahatkan para pemain, tetapi soal memilih tim yag bisa meraih kemenangan di pertandingan melawan Arsenal, karena kami menghadapi jadwal yang gila," kata Di Matteo mencoba memberikan argumennya.

"Setelah pertandingan ketiga kami dalam waktu kurang dari enam hari, kami senang bisa mendapatkan poin yang kami dapatkan di kandang Arsenal, yang mana selalu menyulitkan kami bila tampil di sana."

"Ada tuntutan yang besar bagi para pemain ini tetapi kami menunjukkan bahwa ada kualitas yang hebat di tim ini dan semangat kami sangat tinggi."

"Saat ini kami memiliki banyak pemain yang siap bermain, kami tak memiliki banyak pemain yang cedera. Hanya waktu yang bisa mengatakan apakah kami bisa menghadapi jadwal seperti ini."

Meski Chelsea banyak melakukan perubahan di susunan pemainnya, Arsene Wenger berpendapat bahwa strategi kami mirip seperti yang digunakan melawan Barcelona dan ia mengatakan kami seperti sedang berlatih untuk leg kedua nanti. Ia juga mengatakan bahwa timnya agak gugup setelah mengalami kekalahan di kandang atas Wigan di pertandingan sebelumnya.

"Saya tidak ingat Chelsea memiliki satu peluang," kata pelatih asal Perancis ini.

"Ini merupakan pertandingan yang aneh karena saya berpikiran bahwa pertandingan ini akan menjadi pertandingan yang terbuka karena Chelsea harus menang dan kami juga harus menang, tetapi mereka memutuskan untuk bermain bertahan, dengan tiga gelandang bertahan dan mencoba untuk melancarkan serangan balik."

"Lini belakang kami tampil dengan solid tetapi di lini depan kami tidak bisa memainkan permainan dengan passing cepat kami dan tidak mampu membuka pertahanan mereka. Chelsea adalah tim yang berpengalaman dan sangat baik dalam membuat kami memainkan bola di tempat yang mereka inginkan."

Di Matteo pun mengelak tuduhan bahwa kami bermain defensif.

"Lihat statistiknya, peluang dan tendangan penjuru sama banyaknya seperti mereka tetapi kami gagal memanfaatkan peluang kami. Mereka bermain di kandang,kami bermain tandang, dan sangat disayangkan kami kurang baik dalam memberikan umpan terakhir kami karena kami sebenarnya mampu mendapatkan posisi-posisi yang baik."

Hasil tak kebobolan ini meyakinkan bahwa Petr Cech kembali bermain baik, dan kerja sama John Terry-Gary Cahill bermain dengan solid.

"Ini merupakan hasil dari pertahanan kolektif tim tetapi Terry dan Cahill memang melengkapi satu sama lain," kata Di Matteo. "Di setiap pertandingan yang mereka mainkan, mereka terlihat semakin kuat."

"Ini merupakan satu poin yang menguntungkan kami. Kami masih terus bersaing memperebutkan tempat keempat dan kami masih memiliki empat pertandingan tersisa dan hanya satu yang partai tandang. Kami akan bertarung hingga musim ini berakhir."

 

Selalu Update

Berlangganan Berita dan Penawaran dari Chelsea
Jadilah yang pertama mendapatkan berita terbaru seputar Chelsea FC. Daftar sekarang.
* Email:
* Tanggal Lahir:
Jika Anda ingin menerima penawaran dan promosi tertentu dari pihak ketiga yang kami rasa menarik bagi Anda, centang di sini.
* Centang di sini untuk menyetujui syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi kami.
  • facebook
  • twitter
  • Blog
Chelsea Kembali
Pemandangan Dari Tribun Timur (Jauh): Mengenang Masa Lalu
Sebuah pandangan dari tribun timur (jauh): Angkat trofi The Shields
Pandangan Dari Tribun Timur (Jauh): Sebuah Tantangan Super
Sebuah Pandangan dari Timur (Jauh): Hitam (dan kuning) adalah warna kami
Pelatih-pelatih Chelsea Foundation kembali ke Asia
Sebuah Pandangan dari Timur (Jauh): Tidak Menonton Piala Super Eropa
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) - Menyanyikan The Blues
Sebuah pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Angkatan 1998 Yang Luar Biasa
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): The Myanmar Blues
Satu Hari Balapan Di Jepang dan Korea
Sebuah pandangan dari tribun timur (jauh): Melepaskan kemarahan
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): The Blues di Seluruh Dunia
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Saat menyenangkan bersama The Blues
Pemandangan dari Tribun Timur (jauh): Selanjutnya dan Nanti
Pandangan dari Tribun Timur (jauh): Transfer Pemain Bulan Januari
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Mencari sosok Bobby Tambling
Pandangan dari Tribun Timur (jauh): Cuaca yang dingin
Pandangan dari Tribun Timur (jauh): Magis Piala FA
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) – Untuk Disewakan
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Menyusuri Riverside
Pandangan dari tribun timur (jauh) : The Joker
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Siap untuk Piala FA
Pandangan dari Tribun timur (jauh): Wembley 1986
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Memakai Jersey Chelsea
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Mempertahankan rekor
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): 23 tahun dan terus berlangsung
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) - Cahaya di ujung lorong
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) – Mengenakan seragam untuk merayakan kesuksesan