Terry: Perasaan Saya Campur Aduk

Terry: Perasaan Saya Campur Aduk

Komentar : 26 April 2012, Kamis 14:13
 

John Terry mengungkapkan rasa kekecewaannya dan permintaan maafnya kepada rekan-rekan setimnya dan para suporter setelah melihat kembali tayangan ulang insiden yang menyebabkan ia harus dikeluarkan oleh wasit di laga melawan Barcelona yang berakhir dengan skor 2-2, yang membawa kami menuju final Liga Champions dengan kemenangan agregat 3-2.

Terry mendapatkan kartu merah setelah bertabrakan dengan pemain Barcelona, Alexis Sanchez, ketika kami sedang tertinggal 1-0. Terry mengakui bahwa ia kaget dengan keputusan tersebut, meski kemudian dia memahami kenapa ia harus diusir dari pertandingan tersebut.

"Sanchez berlari dengan cepat dari belakang saya, saya telah melihat tayangan ulangnya dan itu memang terlihat buruk, tetapi saya bukanlah tipe pemain yang berusaha dengan sengaja menyakiti orang lain," kata sang kapten. "Saya mengangkat lutut saya, yang mana seharusnya tidak saya lakukan, tetapi saya berharap orang-orang di luar sana mengetahui bahwa saya, sebagai seorang pemain dan seorang laki-laki, tidak seperti itu."

"Saya kecewa, tetapi saya bahagia untuk rekan-rekan, yang datang ke sini dan bermain seperti itu, dan mendapatkan hasil yang bagus dengan hanya 10 pemain saja. Saya merasa bahwa saya telah mengecewakan mereka, saya telah meminta maaf kepada mereka dan saya ingin meminta maaf kepada semua fans Chelsea."

"Saat itu saya merasa sedikit limbung karena saya baru saja mencoba untuk melindungi diri saya, tetapi melihat kembali tayangan ulang itu, itu memang sepertinya pantas diganjar kartu merah. Seperti yang saya bilang tadi, saya merasa telah mengecewakan rekan-rekan, tetapi saya harap hal ini tidak mempengaruhi permainan mereka dan mempengaruhi kinerja mereka sebagai sebuah tim."

Laga ini awalnya terlihat seperti tidak akan memihak kami, setelah babak pertama yang berlangsung layaknya bencana di mana kami kehilangan Gary Cahill yang cedera di awal pertandingan, sebelum gol-gol dari Sergio Busquets dan Andres Iniesta membawa tim tuan rumah dalam posisi yang unggul.

Namun tepat sebelum babak pertama berakhir, Ramires berhasil mengembalikan peluang kami dengan tendangan chip yang indah. Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti untuk Barcelona segera setelah babak kedua dimulai, dan setelah menghadapi gelombang demi gelombang serangan tim asal Spanyol tersebut, Fernando Torres yang muncul sebagai pemain pengganti memastikan tempat kami di Munich ketika ia mampu mencetak gol dengan indah di masa injury time.

"Sangat penting untuk berada di sana (final), itu adalah hal yang besar bagi klub ini," kata Terry. "Tiga atau empat bulan lalu tidak ada orang yang akan mengira bahwa kami akan berada di posisi kami sekarang, jadi saya sangat gembira."

"Bagi pribadi saya sendiri, tentu saja saya kecewa, tetapi saya percaya bahwa klub ini pantas untuk berada di final Liga Champions, kami memiliki sedikit keberuntungan di kompetisi ini dan mungkin ini akan berlanjut, tetapi saya harap insiden ini tidak mengaburkan fakta betapa bagusnya permainan tim ini."

 

Selalu Update

Berlangganan Berita dan Penawaran dari Chelsea
Jadilah yang pertama mendapatkan berita terbaru seputar Chelsea FC. Daftar sekarang.
* Email:
* Tanggal Lahir:
Jika Anda ingin menerima penawaran dan promosi tertentu dari pihak ketiga yang kami rasa menarik bagi Anda, centang di sini.
* Centang di sini untuk menyetujui syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi kami.
  • facebook
  • twitter
  • Blog
Chelsea Kembali
Pemandangan Dari Tribun Timur (Jauh): Mengenang Masa Lalu
Sebuah pandangan dari tribun timur (jauh): Angkat trofi The Shields
Pandangan Dari Tribun Timur (Jauh): Sebuah Tantangan Super
Sebuah Pandangan dari Timur (Jauh): Hitam (dan kuning) adalah warna kami
Pelatih-pelatih Chelsea Foundation kembali ke Asia
Sebuah Pandangan dari Timur (Jauh): Tidak Menonton Piala Super Eropa
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) - Menyanyikan The Blues
Sebuah pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Angkatan 1998 Yang Luar Biasa
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): The Myanmar Blues
Satu Hari Balapan Di Jepang dan Korea
Sebuah pandangan dari tribun timur (jauh): Melepaskan kemarahan
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): The Blues di Seluruh Dunia
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Saat menyenangkan bersama The Blues
Pemandangan dari Tribun Timur (jauh): Selanjutnya dan Nanti
Pandangan dari Tribun Timur (jauh): Transfer Pemain Bulan Januari
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Mencari sosok Bobby Tambling
Pandangan dari Tribun Timur (jauh): Cuaca yang dingin
Pandangan dari Tribun Timur (jauh): Magis Piala FA
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) – Untuk Disewakan
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Menyusuri Riverside
Pandangan dari tribun timur (jauh) : The Joker
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Siap untuk Piala FA
Pandangan dari Tribun timur (jauh): Wembley 1986
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Memakai Jersey Chelsea
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): Mempertahankan rekor
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh): 23 tahun dan terus berlangsung
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) - Cahaya di ujung lorong
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) – Mengenakan seragam untuk merayakan kesuksesan
Pandangan dari Tribun Timur (Jauh) – Selamat datang di rumah, Jose